Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

An-Nisa

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 99

mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. Dan adalah Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.

Irab Surat AnNisa ayat 99



Ayat ini adalah Kabar Gembira (Basyārah) bagi golongan Mustad'afīn (orang-orang lemah) yang disebutkan di ayat 98. Allah menegaskan bahwa mereka yang benar-benar tidak mampu berhijrah akan mendapatkan pemaafan-Nya.


🧐 Analisis I'rāb (Gramatikal)

I. Bagian Pertama: Harapan & Janji Allah

فَأُولَٰئِكَ عَسَى اللَّهُ أَن يَعْفُوَ عَنْهُمْ

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

فَ (Fa)

Fā' Rābiṭah atau Sababiyyah

Menghubungkan sebab (kelemahan di ayat 98) dengan akibat (pemaafan di ayat 99). "Maka mereka itulah..."

أُولَٰئِكَ (Ulā'ika)

Ism Isyārah

Mubtada' (Subjek). Menunjuk kepada kaum yang lemah (Mustad'afīn).

عَسَى (Asā)

Fi'l Māḍī Jāmid (Af'ālur Rajā')

Kata kerja yang bermakna "harapan". Beramal seperti Kāna (merafa'kan isim, menashabkan khabar).

اللَّهُ (Allāhu)

Lafẓul Jalālah

Ism 'Asā (Subjek 'Asa). Marfū' dengan ḍammah.

أَن (An)

Maṣdariyyah wa Naṣib

Huruf penashab.

يَعْفُوَ (Ya'fuwa)

Fi'l Muḍāri'

Manṣūb oleh An.



PENTING: Tanda Naṣab-nya adalah Fatḥah Ẓāhirah (terlihat jelas) di atas huruf Waw, karena Waw ringan menerima harakat fathah. Fā'il-nya Huwa (Allah).

(Masdar Mu'awwal)

An + Ya'fuwa

Gabungan ini menempati posisi Naṣb sebagai Khabar 'Asā.



Takdirnya: 'Asallāhu 'Afwan 'anhum (Semoga Allah memberi ampunan...).

(Kalimat 'Asā...)

Jumlah Fi'liyyah

Seluruh kalimat 'Asallāhu... berkedudukan sebagai Khabar dari Mubtada' (Ulā'ika).

عَنْهُمْ ('Anhum)

Jārr wa Majrūr

Terkait (Muta'alliq) dengan Ya'fuwa.

II. Bagian Kedua: Penutup (Sifat Pemaaf Allah)

وَكَانَ اللَّهُ عَفُوًّا غَفُورًا

Kata

I'rāb (Kedudukan Gramatikal)

Keterangan/Status

وَ (Wa)

Wāw Isti'nāfiyyah

Kalimat baru/penutup.

كَانَ (Kāna)

Fi'l Māḍī Nāqiṣ

Menunjukkan sifat abadi.

اللَّهُ (Allāhu)

Ism Kāna

Marfū'.

عَفُوًّا ('Afuwwan)

Khabar Kāna 1

Manṣūb. Artinya: "Maha Pemaaf (Menghapus jejak dosa)."

غَفُورًا (Ghafūran)

Khabar Kāna 2

Manṣūb. Artinya: "Maha Pengampun (Menutupi dosa)."


🔑 Poin Utama I'rāb Ayat

  1. Makna "Asā" (عَسَى) dalam Konteks Allah: Secara bahasa, 'Asā bermakna "Semoga/Barangkali" (Rajā').

    • Namun, kaidah tafsir yang masyhur dari Ibnu Abbas ra. menyatakan: "Kata 'Asā dalam Al-Qur'an jika disandarkan kepada Allah, maknanya adalah Wajib (Pasti)."

    • Jadi, 'Asallāhu an ya'fuwa bukan berarti Allah ragu-ragu, melainkan sebuah janji pasti bahwa golongan yang benar-benar lemah ini (tidak hijrah karena terpaksa) pasti dimaafkan.

  2. I'rab Fi'il Mu'tal Akhir (Ya'fuwa): Kata يَعْفُوَ berakhiran huruf ilat Waw.

    • Jika Rafa', tandanya Muqaddarah (Yacfuwu - berat).

    • Namun saat Naṣb (kemasukan An), harakat Fathah muncul (Ya'fuwa). Kenapa? Karena pengucapan fathah pada Waw itu ringan (Khiffah). Ini beda dengan huruf Alif (seperti Yarḍā) yang fathahnya tetap tidak tampak.

  3. Kombinasi "'Afuwwan Ghafūran": Allah menggabungkan dua sifat ini untuk menunjukkan totalitas pengampunan bagi mereka yang tidak berhijrah karena uzur.

    • 'Afuww (عَفُوًّا): Menghapus dosa sampai ke akar-akarnya (jejaknya hilang).

    • Ghafūr (غَفُورًا): Menutupi aib hamba agar tidak dipermalukan. Ini menenangkan hati kaum lemah yang mungkin merasa bersalah seumur hidup karena tinggal di negeri kafir.

  4. Khabar Berbilang (Ta'addud al-Khabar): Sama seperti ayat 96, di sini terdapat dua Khabar untuk Kāna. Ini menegaskan bahwa Allah memiliki sifat pemaaf dan pengampun secara bersamaan dan sempurna.